Sudah Lama Beroperasi, Ternyata Gudang Miras PT.AKP di Bungo Belum Mengantongi Izin

Bungo, Potret.co.id – Berbagai macam jenis minuman beralkohol golongan A, yang tersimpan rapi dalam kemasan dus siap edar, di gudang milik PT.Anugerah Karya Prima, yang diduga sudah lama beroperasi, didatangi oleh beberapa anggota TNI dan Polri dari Kabupaten Bungo – Jambi. Minggu (28/08/22).

Menurut keterangan dari Imam, Kepala Gudang PT.Anugerah Karya Prima, mengatakan bahwa mereka berani menimbun berbagai macam jenis minuman keras di gudang tersebut, dikarenakan mereka sudah mengantongi surat izin dari Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Bungo.

Ia juga mengatakan, bahwa minuman tersebut dijual bebas ke beberapa toko di Kabupaten Bungo, bahkan tidak sedikit yang datang membeli langsung ke gudang tersebut menggunakan minibus.

Minuman berasal dari Medan ini, diangkut menggunakan tiga unit mobil truk, dengan muatan ribuan dus. Selain untuk dipasarkan di Kabupaten Bungo, berbagai macam minuman keras ini juga di antar langsung sampai ke Toko Sinarago Ceria, di Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun-Jambi.

Berikut merk minuman keras yang masuk ke Kabupaten Bungo, dari PT.Anugrah Karya Prima;

  • BATAVIA BLENDED WHISKY,
  • DRUM WIISKY 43% alkohol,
  • ANGGUR MERAH,
  • ANGGUR PUTIH,
  • PROST PILSENER
  • MIX MAX.

Setelah selang beberapa hari dari, kami dari media mendatangi Kantor Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Bungo, untuk mengkonfirmasi, apa benar gudang minuman keras tersebut sudah mendapatkan izin dari Dinas terkait.

Melalui Kabid Pelayanan Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bungo, M Fathoni, mengatakan bahwa dari Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Bungo, tidak ada mengeluarkan izin untuk gudang minuman keras tersebut.

“Yang jelas kami belum pernah mengeluarkan satu izin pun untuk gudang tersebut. Hari ini pihak kami sudah ada yang turun langsung ke gudang tersebut, namun untuk hasil evaluasi nya kami belum mengetahui,” Ucapnya, Rabu (31/08/22).

Kesimpulannya, Kepala Gudang PT.Anugerah Karya Prima dalam keterangannya dalam sesi wawancara saat gudang tersebut di datangin oleh beberapa anggota TNI dan Polri dari Kabupaten Bungo. Saudara Imam sudah membohongi publik, ia telah memberikan keterangan palsu, dengan mengatakan bahwa gudang PT.Anugerah Karya Prima, telah mendapatkan izin dari Kantor Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Bungo.

Tentu ini harus menjadi persoalan besar bagi APH dan Dinas terkait, mengingat gudang tersebut sudah lama beroperasi secara ilegal, selain meresahkan masyarakat sekitar, minuman tersebut juga sudah beredar bebas seperti keterangan dari Imam, dan ini bisa merugikan masyarakat, apalagi sudah terjual banyak di beberapa toko di Kota maupun di pelosok Desa-desa di Kabupaten Bungo.(Abu)