Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementrian PANRB Apresiasi Pelayanan di MPP Kota Jambi

Kota Jambi, Potret.co.id – Deputi bidang pelayanan publik Kementrian PANRB RI prof.Dr.Diah Natalisa,MBA sangat mengapresiasi pelayanan yang ada Mall pelayanan publik yang baru saja di resmikan.

Diah Natalisa mengatakan bahwa hari ini Mall yang ada di Kota Jambi adalah Mall pelayanan publik yang sudah di resmikan yang ke 59, dan ia sangat bangga sudah bergabung sebanyak 34 instansi dan 130 layanan dan sangat luar biasa. Ia sangat bangga dengan komitmen dari Walikota dan Wawako berserta seluruh jajaran dan dukungan dari DPRD.

Diah Natalisa juga berpesan jangan berpuas diri, ia akan terus membantu melakukan pendampingan.

“Tingkatkan terus pelayanan karena harapan masyarakat juga makin meningkat. Semoga kehadiran Mall pelayanan publik ini di rasakan manfaatnya oleh masyarakat, kalau ada kritik dan saran tak usah sungkan-sungkan, karena di sini sudah di sediakan tempat untuk menyampaikan aspirasi atau aduan dan berharap teman-teman dari ombudsman juga turut mensupport agar pelayanan di sini semakin baik, terutama dari masyarakat tentunya dan teman-teman media juga berharap membantu mensosialisasikan masukan keberadaan Mall pelayanan publik ini karena masih baru,” ujar Diah, Senin (20/06).

Sementara itu Walikota Jambi H.Syarif Fasha mengatakan bahwa dari Pemerintah Kota Jambi dan dari unsur DPRD dan Forkopimda mengucapkan terimakasih atas dukungan bahwa hari ini sudah melaksanakan grand opening untuk pelayanan Mall pelayanan publik di kota Jambi.

“Mall pelayanan publik ini melayani 130 perizinan, 96 perizinan yang di lakukan oleh pihak kota dan 34 oleh instansi vertikal maupun perbankan,” terang Fasha.

Di Mall pelayanan publik ini juga berlaku one stop servis yaitu ada perbankan di sini lengkap, mudah- mudahan ini mempermudah pelayanan publik yang selama ini menjadi isu yang sangat seksi di mata masyarakat karena keberhasilan pemerintah salah satunya adalah melayani dengan cepat-tepat tanpa adanya unsur Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Di tambahkan Fasha bahwa di Mall pelayanan publik ini tidak ada ruangan yang di gelapkan, “tidak ada di pakai kaca film atau di gelapkan, semua transparan dan itu salah satu filosofi dari Mall pelayanan publik yaitu pelayanannya harus transparansi, tidak ada yang main amplop dan sebagainya”.

Apabila dalam melakukan pengurusan apapun itu, ada yang meminta uang atau upah segala macam. Fasha akan memberikan uang sebesar 1 juta rupiah, kepada siapapun yang mendapatkan foto bukti serta menangkap pelaku yang bermain tersebut.(RI)