Firdaus Datuk Rio Rantau Embacang-Bungo, Diduga Korupsi Dana Desa

Bungo, Potret.co.id – Diduga, Firdaus, Kepala Desa (Datuk Rio) Rantau Embacang Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Melancarkan aksinya dengan sendiri untuk meraup keuntungan dari setiap Dana Desa.

Hal ini diungkapkan oleh seorang berinisial E, kepada media ini.

E juga mengatakan, bahwa setiap pencairan DANA DESA untuk Desa tersebut, bendahara desa tidak pernah di ajak, uangnya tidak pernah sampai ke Bendahara Desa.

Selain itu, teman E, berinisial J juga mengungkapkan kepada media ini, ia menduga bahwa Datuk Rio Firdaus telah mengambil dana pengadaan bibit durian di tahun 2021.

Menurut J, anggaran dana Rp. 200.000.000 untuk pengadaan bibit durian sebanyak 1500 batang. Namun kenyataannya, bibit yang dibagikan kepada masyarakat hanya 1000 batang. Sampai sekarang, sisa yang 500 batang lagi tidak pernah ada sama sekali.

Di hari yang sama, media ini langsung bergegas berangkat menuju tempat lokasi sumber bibit dimana biasanya para Datuk Rio untuk membeli bibit durian yang akan dibagikan kepada masyarakatnya. Tempat tersebut bernama KT SUMBER TANI, yang berada di Unit 10 Rimbo Bujang Kecamatan Rimbo Ulu, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.

Menurut Apong memilik pengusaha KT. Sumber Tani, kepada awak media mengatakan bibit durian yang asli dan berkualitas bermacam jenis, yaitu ;

  • Durian Musangking
  • Durian Hitam /Ochee
  • Durian Namplung Ptaling
  • Durian Super Tembaga
  • Durian Namluna Ptalina
  • Durian Pelangi Etururi
  • Durian Matahari
  • Durian Montong
  • Durian Gundul.

“Kalau yang biasanya di ambil oleh proyek desa untuk di bagikan-bagikan ke masyarakat, itu bibit Durian Montong harga satuan per batang dengan ukuran tinggi 5 Cm dan daun 5 harga . Rp. 25.000 per batang dan kwitansi Rp. 35000 per batangnya,” Jelas Apong.

Dengan harga Rp. 35.000 per batang ghibah kwitansi Rp. 50.000 per batangnya, harga bibit yang di beli oleh Datuk Rio Firdaus di sebut bibit durian Montong.

Berarti perkalian normal, harga Rp. 50.000 X 1000 batang, total Rp. 50,000,000. Sisanya dari uang tersebut kemana.???

Masyarakat Desa Rantau Embacang berharap, melalui berita ini, kepada dinas terkait dan penegak hukum agar mengusut tuntas kasus desa Rantau Embacang. Mulai dari dana Covid-19, sampai tahun 2020 serta bangunan fisik tahun 2021 serta bangunan rumah bersalin tidak kunjung siap sampai saat ini.

Reporter : Abu Bakar