Zayadi Anggota DPRD Kota Jambi Hadiri Musrembang Kecamatan Jelutung

Kota Jambi, Potret.co.id – Musyawarah rencana pembangunan (Musrembang) yang di adakan oleh Kecamatan Jelutung di hadiri oleh Anggota DPRD Kota Jambi dari komisi IV Muhammad Zayadi.

“Alhamdulillah hari ini menghadiri musrembang Kecamatan Jelutung, banyak usulan yang masuk sekitar 379 usulan dari masyarakat dan kami sangat mendukung. Tapi catatan kami ke depan yang sudah di sampaikan, kita berharap ke depan punya pembangunan sumber daya manusia (SDM) di perbanyak,” Ucap Zayadi, Kamis (09/02/22).

Zayadi mengharapkan ke depan pembangunan sumber daya manusia (SDM), pembinaan mental pemuda, pelatihan lapangan pekerjaan juga sangat di butuhkan.

Terkait usulan yang belum terakomodir, Zayadi sudah memberi penegasan kepada Camat dan Bappeda untuk menjadi prioritas di masukan, dan memang itu kalau dari penyampaian tadi sangat prioritas seperti jalan di dekat Handil mengurangi kemacetan dari sekolah Kanaan global. Ia pikir itu sangat penting karena itu memang menjadi salah satu sumber kemacetan dan tidak ada alternatif.

“Beberapa hal yang di usulkan langsung dari tokoh masyarakat dan RT, menjadi prioritas di Kecamatan untuk di majukan di tingkat Kota dan kami juga di badan anggaran bisa membantu mengawal termasuk di Bappeda juga ada,” Ujarnya.

Terkait kasus covid yang meningkat yang imbasnya ke dunia pendidikan, Zayadi mengatakan, “jangan terlalu risau biasa saja menghadapinya, karena memang penjelasan dari beberapa ahli yang di dapat, bahwa memang kasus omicron ini tidak sedahsyat sebelumnya, jadi kita tetap waspada dan kita juga mendukung dari pemerintah untuk melakukan peninjauan ulang terhadap proses belajar mengajar tatap muka”.

“Bila tidak terlalu bermasalah dan beresiko, saya pikir kebijakan tatap muka ini tetap terus berjalan tapi akan di ketatkan, tapi memang pendidikan ini yang kami tau bahwa tidak cukup sekedar ilmu karena di situlah guru ketemu siswa, siswa dengan kawan- kawan membantu pembentukan karakter dan kita berharap tetap ada tatap muka, dan kalau memang ada pengetatan, silahkan, tetapi sesuai dengan aturan. Tapi sebaiknya tatap muka tetap berjalan sesuai dengan kondisi,” Tambahnya.(Red)