Fasha Warning OPD yang Belum Mencapai Target Kinerja di Tahun 2021

Kota Jambi, Potret.co.id – Walikota Jambi H.Syarif Fasha ME, akan memberi peringatan bagi Lurah, Camat, Kepala Puskesmas, Direktur Rumah sakit dan OPD yang belum mencapai kinerjanya di tahun 2021.

Hal itu di katakan Fasha pada saat upacara peningkatan disiplin di lapangan belakang balaikota, Senin (3/1).

Setelah upacara Kedisiplinan, Fasha juga menyerahkan penghargaan reward kepada beberapa OPD, Camat dan Lurah terkait dengan banyak kegiatan seperti lomba inovasi di setiap OPD, lomba toga tiap kecamatan, pengelolaan arsip yang terbaik dan juga pencapaian Pajak Asli Deerah (PAD) yang tertinggi yang melampaui 100 persen dan pencapaian retribusi daerah yang melebihi 100 persen.

“Kami ucapkan terimakasih kepada para OPD, Camat dan Lurah yang berprestasi dan kami berpesan kepada yang belum berprestasi agar di tahun yang akan datang menjadi yang berprestasi agar lebih baik ke depannya,” Harapnya.

Terkait evaluasi yang akan di perbaiki di tahun 2022, yaitu evaluasi terkait dengan program yang ada di OPD masing-masing.

“Sebentar lagi kami akan ada penanda tanganan perjanjian kontrak kinerja kepada OPD – OPD yang tentunya nanti akan di dahului dengan evaluasi progres kegiatan mereka di tahun 2021.

Kalau ternyata ada efisiensi di karenakan efisiensi tersebut ada Silpa, maka itu di berikan reward, tapi kalau ada Silpa kelebihan anggaran di karenakan tidak bisa di belanjakan karena kesalahan atau human error, maka akan kami berikan punishment terhadap pejabat terkait,” Tegasnya.

Fasha juga mengatakan, terkait program-program yang tidak berjalan yang di butuhkan masyarakat akan di evaluasi.

“Kita ketahui di tahun 2021, ada refecusing yang memang refecusing ini agak membikin pusing OPD-OPD, karena program-program sudah banyak di buat akhirnya tidak bisa di jalankan karena dananya di ambil semua, ini mungkin kita berharap di tahun 2022 refecusing nya tidak terlalu besar dan covid juga tidak terlalu banyak atau tidak meningkat seperti di tahun 2021, sehingga refecusing kita minimalisir,” Paparnya.

Ia juga menambahkan, bahwa di tahun 2022 akan ada refecusing.

“Belum tahu karena belum ada arahan dari Pemerintah Pusat, kalau nanti Pemerintah Pusat mewajibkan refecusing terpaksa kami haruskan refecusing juga,” Jelasnya.

Reporter : Arianto