Perpisahan Mahasiswa KKN UIN STS Jambi 2021, ini Pesan Datuk Rio

Bungo, Potret.co.id – Selama satu bulan lebih, Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi telah melakukan pengabdian di Desa Empelu Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Jambi.

Banyak momen-momen selama KKN menjadi kenangan tersendiri bagi mahasiswa salah satunya adalah acara perpisahan antara kelompok KKN dengan warga Desa Empelu.

Acara perpisahan di adakan di kantor Rio Desa Empelu. Sabtu (20/08/21).

Perpisahan juga dihadiri oleh Datuk Rio, Perangkat desa, ketua BPD, Ketua LAD,  ketua Karang Taruna, Kepala Kampung, Ketua RT berserta tamu undangan lainnya.

Selama menjalankan pengabdian, banyak sekali kegiatan kegiatan positif yang mereka lakukan kususnya untuk masyarakat Desa Empelu.

Diantaranya,
– Penyemprotan desinfektan
– Yasinan bersama IRMADE
– Membersihkan masjid
– Ikut Yasinan Ibu-Ibu
– Mengajar SD
– Rapat bersama Karang Taruna (pembentukan panitia turnamen voli)
– Mengajar PAUD Melati
– Perayaan Idul Adha
– Gotong Royong membersihkan kantor RIO (Kepala Desa)
– Bantu warga acara akikah
– Takbiran bersama IRMADE
– Turnamen voli
– Reboisasi
– Penyambutan 1 Muharrom
– Nyapu anak yatim.
– serta ikut andil dalam mensukseskan acara memperingati Hari Ulang Tahun Rebublik Indonesia Ke 76.

Ketua kelompok KKN, Rozi dalam kata sambutanya mewakili rekan-rekannya mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada seluruh lapisan masyarakat desa Empelu yang telah menerima, mendidik dan membimbing untuk belajar terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat untuk menjalankan program KKN.

“Banyak sekali ilmu yang kami dapatkan selama mengabdi disini dan mudah-mudahan bermanfaat untuk kedepannya. Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Datuk Rio beserta jajarannya dan khususnya masyarakat, tak terasa sudah 45 hari kami berada di desa ini dan pada hari ini mahasiswa peserta program KKN UIN STS Jambi di Desa Empelu telah resmi menyelesaikan tugas,” paparnya.

Rozi menambahkan bahwa Selama 45 hari kegiatan KKN mereka di desa ini yaitu dari tanggal 06 Juli s/d. 20 agustus 2021, mereka menyadari, bahwa kehadiran mereka disini belumlah dapat memberikan sumbangsih yang besar terhadap desa, mereka sudah berusaha semampunya, semaksimal mungkin mengerahkan materi, tenaga dan pikiran mereka demi Desa Empelu tercinta.

“Kami mohon maaf apabila selama kami disini ada tingkah laku kami yang kurang sopan ataupun kegiatan kami yang kurang berkenan di hati, sekali lagi kami mohon maaf.

Ada begitu banyak pengalaman yang sudah kami rasakan selama tinggal di sini, meskipun harus pergi dari desa ini, kami pasti akan selalu mengingat setiap kebaikan tulus yang ditunjukkan oleh para warga.

Khususnya untuk teman-teman pemuda, IRMADE dan Karang Taruna yang selama ini membantu kami menjalankan program. Saya mewakili teman-teman KKN hanya bisa mengucapkan rasa terima kasih dengan sangat tulus,” tutupnya.

Datuk Rio (kades), Jusriwan dalam momen ini memberikan semangat dan motivasi-motivasi kepada Mahasiswa/Mahasiswi KKN semua hampir menyandang gelar Sarjana, jadi gunakanlah waktu sebaik mungkin untuk memperbaiki kualitas diri, memperdalam ilmu, rajin membaca dan raihlah cita-citanya serta jangan merasa puas dengan apa yang sudah didapatkan.

“Karena sejatinya ilmu itu sangatlah luas tidak hanya di dalam kampus saja, jika suatu saat adik-adik semua sudah menjadi seorang Sarjana mudah mudahan ilmunya bisa bermanfaat bagi masyarakat serta nusa dan bangsa,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini Jusriwan juga mewakili seluruh masyarakat desa Empelu, “mengucapkan ribuan terima kasih terhadap Mahasiswa/Mahasiswi KKN atas pengabdiannya di desa Empelu, dan juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya jika selama berada di desa Empelu ada perilaku-perilaku atau pun ucapan-ucapan masyarakat yang tidak disengaja dan tidak berkenan, mohon diberikan maaf yang sebesar-besarnya,” cetusnya.

Dipenghujung acara dilanjutkan dengan pemberian Cinderamata oleh Mahasiswa KKN kepada Datuk Rio dan ditutup dengan doa serta berfoto bersama.(Mey)