Di Bungo, Acara Pernikahan Dibubarkan Secara Paksa

Bungo, Potret.co.id – Ditengah maraknya kasus virus corona (covid-19), masih saja ada masyarakat yang nekat mengadakan acara pesta pernikahan.

Karena tidak mengindahkan himbauan pemerintah, acara ini dibubarkan secara paksa.

Pembubaran ini dilakukan oleh tim gabungan dari kepolisian, kecamatan, dan juga dari Satpol PP.

Saat pembubaran, pihak keluarga pemilik acara tidak bisa berbuat banyak.

Pemilik acara hanya pasrah dengan adanya penutupan acara. Begitu juga dengan tamu terpaksa pulang satu persatu.

Sekretaris Kecamatan Pasar Muara Bungo, Sulaiman AS, mengatakan sebelumnya pihak kecamatan sudah melakukan himbauan serta mengingatkan pihak keluarga agar tidak melakukan pesta pernikahan.

“Kami sudah mengingatkan pada Senin (30/3) kemarin pada pihak keluarga. Kita menghimbau sebelum acara agar pihak keluarga belum mengeluarkan biaya besar. Namun tidak diindahkan ,” ucap Sulaiman.

Selain pihak kecamatan, pihak kepolisian mengaku juga sudah mengingatkan pihak pemilik pesta. Namun, himbauan ini juga tidak diindahkan oleh pemilik acara dengan mengundang orang banyak.

“Pihak kami juga sudah mengingatkan beberapa hari sebelum acara, yakni pada Sabtu (28/3). Tujuannya agar persiapan terlalu jauh dan biaya dikeluarkan tidak banyak,” sebut Kanit Patroli Polsek Kota Bungo, Ipda Agus Puji.

Untuk diketahui, acara resepsi tersebut adalah pesta pernikahan Nanda dan Geby, mantan bujang gadis Bungo.

Mereka terbilang juga aktif pada kegiatan pemerintah Kabupaten Bungo.(red)