Sanusi: Waktu 2 Hari untuk KPU Tanjabtim Selesaikan Proses Verifikasi Administrasi

Potret.co.id – Anggota KPU Provinsi Jambi, Sanusi, mengatakan bahwa KPU Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) bisa menyelesaikan proses verifikasi administrasi.

Verifikasi itu dalam rangka mencocokkan antara identitas yang ada di B1 dengan identitas yang ada di salinan E-KTP, Senin (09/03/2020).

Sanusi mengatakan proses itu telah selesai pada 7 Maret 2020 dengan kategori yang memenuhi syarat berada di angka 27. 432 dukungan. Sedangkan yang tidak memenuhi syarat berjumlah 1.660.

Namun dukungan sebanyak itu harus disandingkan dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Dirinya berharap hal itu akan segera selesai dalam satu dua hari kedepan.

“Dukungan yang ada di dokumen B1 yang isinya by admin by adress sebanyak 27 ribuan sekian ini harus disandingkan dengan DPT.

Apakah dukungan sebanyak 27 ribu itu yang termasuk memenuhi syarat administrasi betul-betul clear ada di DPT atau tidak. Mudah-mudahan dalam satu dua hari ini bisa diselesaikan oleh teman-teman Tanjung Jabung Timur,” ujar Sanusi

Sanusi menuturkan proses ini sangat penting karena sebagai bahan untuk menghitung berapa banyak yang akan dilakukan proses verifikasi faktual secara sensus.

Dirinya menerangkan bila angka 27 ribuan itu termasuk DPT, maka akan didorong untuk dilakukan faktual yang mulai berlaku dijalankan pada 26 Maret – 15 April 2020.

“Jadi waktunya itu sangat singkat, disitu lah nanti pada akhirnya akan kelihatan rekap kecamatan hingga kabupaten. Apakah dukungan untuk Bapaslon Romi ini betul-betul mengikuti batas minimal diangka 16 ribuan atau pada posisi dibawah 16 ribuan,” katanya.

Seperti yang diketahui, Romi Haryanto mencalonkan diri sebagai Bupati Tanjung Jabung Timur melalui jalur independen.

Namun KPU belum berani untuk berspekulasi bahwa Romi telah aman. Bila posisi Romi belum memenuhi syarat maka KPU akan mendorong dua kali lipat perbaikan untuk mencapai angka diatas 16 ribu.

“Tentu dalam kegiatan ini KPU provinsi terus melakukan monitoring baik langsung maupun tidak langsung. Supaya KPU tanjung Jabung Timur betul-betul bekerja sesuai dengan prosedur,” pungkasnya. (cbf)