Diikuti Ratusan Pelajar, Tim Safety Riding Honda Sinsen Sasar 8 Sekolah

Jambi, Potret.co.id – Akhir bulan Februari ini, PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen), main dealer sepeda motor Honda di Provinsi Jambi gencar menggelar edukasi Safety Riding untuk masyarakat.

Masih mengangkat tema “Cari Aman Sebelum Cari Kasih Sayang”, Minggu ini Sinsen sasar 8 sekolah untuk di-edukasi safety riding yaitu SMK DB 1 Kota Jambi, SMK Praskab, SMPN 5 Kota Jambi, SMPN 8 Kota Jambi, SMKN 2 Kota Jambi, SMAN 9 Kota Jambi, SMAN 7 Kota Jambi, SMA Ferdy Ferry. Ratusan siswa/i tersebut terlihat antusias mengikutinya.

Instruktur Safety Riding Sinsen, Rudi Septiyadi mengatakan Sinsen sebagai salah satu pelopor keselamatan berkendara, terus-menerus dan gencar untuk melakukan kegiatan edukasi safety riding kepada masyarakat Jambi. Semoga dengan adanya kegiatan ini, dapat menekan angka kecelakaan di Kota Jambi.

“Secara keseluruhan, kegiatan safety riding yang diikuti ratusan siswa/i di masing-masing sekolah ini dibagi menjadi 2 sesi yaitu sesi teori dan sesi praktek. Sinsen juga memberikan beberapa kuis dan games dengan hadiah yang menarik dari Honda, agar para siswa/i terhibur. Tak lupa pula, SInsen terus mengkampanyekan slogan safety riding Honda yaitu #Cari_Aman, Karena sebelum mendapatkan hal-hal berharga dalam hidup kita harus cari aman terlebih dahulu saat mengendarai sepeda motor,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini, Sinsen juga sediakan alat simulator berkendara dengan sepeda motor melalui komputer yang disebut Honda Riding Trainer (HRT) yang didatangkan langsung dari Jepang. Dengan HRT kita dapat mengukur perilaku berkendara, nanti ada grading nilai dari A, B, C, D. Nilai A menunjukkan perilaku berkendara yang baik dan Nilai D menunjukkan perilaku yang masih perlu  belajar meningkatkan skill dan kehati-hatian dalam berkendara. HRT ini pun dapat digunakan oleh anak-anak hingga orang dewasa.

“Tidak hanya sekolah-sekolah, kami juga berikan pelatihan keselamatan berkendara ini untuk para bikers komunitas Honda, para pengemudi online, serta instansi-instansi pemerintahan. Kami berharap dengan adanya edukasi ini dapat menjadi bekal pengetahuan dalam menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi yang aman dan nyaman dengan dukungan teknik dan etika berkendara yang baik,” tutupnya.(red)