Fachrori Lantik 3 Pejabat Dilingkup Pemerintah Provinsi Jambi

Jambi, Potret.co.id – Hasil lelang tiga pejabat pimpinan tinggi Pratama lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi akhirnya keluar. Hal ini dibuktikan dengan adanya pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi Pratama lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi di Aula Rumah Dinas Gubernur Jambi, kawasan Ancol, Kota Jambi. Selasa (18/2/2020) siang.

Pelantikan tersebut, dipimpin oleh Gubernur Jambi, Fachrori Umar. Dihadiri oleh Pj. Sekda Provinsi Jambi, Sudirman, para Kepala OPD Provinsi Jambi dan tamu undangan lainnya.

Adapun tiga pejabat yang dilantik tersebut yaitu H. Mukti sebagai Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jambi, yang awalnya menjabat sekretaris Kesbangpol.

Kemudian, dr. Muhammad Ferry Kusnadi menjadi Direktur Utama RSUD Raden Mattaher Jambi, yang sebelum sebagai staf pelaksana.

Selanjutnya, Bahari menjadi Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jambi sebelumnya menjabat Sekretaris Disnakertrans Provinsi Jambi.

Kepada pejabat yang dilantik, Fachrori mengingatkan pentingnya akselerasi dalam bekerja.

Selain iu, dijelaskannya, pengangkatan pejabat melalui tahapan-tahapan sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 tahun 2019 tentang tata cara pengisian jabatan tinggi secara terbuka dan kompetitif.

Dingatkan pula, jika amanah yang diberikan agar dilaksanakan sesuai dengan sumpah jabatan. Pimpinan tinggi Pratama, kata Fachrori, merupakan jabatan tinggi pada instansi pemerintah yang memimpin dan memotivasi pegawai aparatur sipil negara.

Pada akhirnya, akan dapat meningkatkan kinerja yang tinggi dan berkontribusi bagi terciptanya pemerintahan yang baik dan bersih serta terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang memiliki aparatur yang mampu menangkap aspirasi dan kebutuhan masyarakat, tentang bagaimana menunjang kemajuan memberikan pelayanan yang adil, menyelesaikan konflik serta memberikan arahan tentang cara-cara terbaik untuk mempercepat terwujudnya masyarakat yang tertib Dan unggul yang bermuara pada keadilan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Fachrori.

“Dengan kata lain, jabatan aparatur pemerintahan menjadi penyelesaian masalah, bukan justru menjadi sumber masalah. Oleh karena itu para pejabat pemerintahan ditantang untuk memiliki kemampuan dalam melakukan penilaian yang cermat dan tepat atas segala masalah yang dihadapi,” ujarnya.

“Nantinya juga harus pandai menempatkan diri dengan sikap dan tindakan yang tepat dan mampu menjawab semua tantangan. Tentukan potensi yang dimiliki dengan penuh tanggung jawab,” pungkas Fachrori. (cbf)