Ditreskrimsus Polda Jambi Kembali Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai 7,7 M

Jambi, Potret.co.id – Kali ini petugas Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi kembali berhasil menggagalkan penyelundupan benih lobster senilai lebih kurang 7,7 miliar, Selasa (12/11/2019).

Direktur Reskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Thein Thabero mengatakan pelaku dan barang bukti diamankan pada hari sabtu (09/11/2019) lalu di Jalan Hasanudin Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi.

Diantara Barang bukti yang diamankan adalah 51000 ekor benih lobster Jenis pasir dan 670 ekor benih lobster jenis mutiara.

“Benih lobster ini diduga akan diselundupkan ke Singapura dan Vietnam. Awalnya dibawa dari Lampung lewat jalur darah terus ke Palembang lalu ke kota Jambi untuk transit mengganti air, dari kota Jambi Rencananya akan dibawa ke Muara Sabak lewat perairan dibawa ke luar negeri,” ucap Thein Thabero

Thein Thabero menambahkan, benih lobster yang diamankan dikemas dalam 200 kantong plastik yang dimasukkan dalam 6 kotak styrofoam.

“Biar mudah dan tahan terhadap cuaca pakai air laut tapi dia harus ganti – ganti,” Katanya

Sementara itu, pelaku yang diamankan berjumlah enam orang, dengan peran berbeda-beda. Thein menyebutkan, pelaku yang diamankan adalah Mutakin selaku sopir, Muh. Lani, Rudi Suwandi, M. Guntur, dan Maksudin yang bertugas melakukan pengemasan, dan Andi Fahrizal sebagai pemilik tempat penampungan.

“Pemodalnya masih kita cari. Informasinya orang Raiu,” sebut Thein.

Lebih lanjut Thein mengatakan, selain barang bukti lobster pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya, seperti dua unit mobil, satu tabung oksigen besar, satu tabung oksigen kecil, tiga mesin oksigen, dan beberapa barang bukti lainnya.

“Para pelaku mengaku diupah mulai satu hingga empat juga untuk sekali pengiriman,” bebernya.

Thein menyebutkan, terkait kasus ini pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan. “Ancaman hukumannya 8 tahun kurungan penjara,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasubsi Pengawasan, Pengendalian dan Informasi Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Hasil Perikanan (BKIPM) Jambi, Paiman, sebagian besar barang bukti benih lobster telah dilepasliarkan di kawasan perairan Padang, Sumatera Barat.

“Ini untuk menjaga dan melestarikan populasi benih lobster. Kawasan itu (perairan Padang), merupakan habitat lobster,” ujarnya. (cbf)