Sudah 8 Kali Setubuhi Keponakan, Begini Cerita dari Sang Paman

Bungo, Potret.co.id – Seorang pemuda inisial DS (26) Tahun, warga Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo, tega melakukan hubungan suami istri terhadap Bunga, bukan nama aslinya (18) Tahun, yang merupakan keponaannya sendiri.
Perbuatan bejat tersebut terungkap saat Bunga kabur dari rumah tinggal disalah satu kontrakan di Margoyoso Kabupaten Merangin, pada Selasa (22/10/2019).

Pelaku sengaja menyimpan korban di kontrakan itu, supaya kelakuan bejatnya tidak diketahui oleh orang tua korban. Parahnya lagi, setelah korban di simpan di rumah kontrakan itu, pelaku kembali ke rumah orang tua korban. Karena selama ini, pelaku memang tinggal satu rumah dengan orang tua korban. Karena korban sering curhat dengan pelaku, lama kelamaan ada rasa cinta dari sang paman terhadap keponaan sendiri.

Kasat Reskrim Polres Bungo, IPTU Dedi melalui KBO Reskrim IPTU. Arman ketika dikonfirmasi, ia mengatakan, atas laporan persetubuhan anak dibawah umur oleh orang tua korban, DS sudah diamankan di Mapolres Bungo.

“Setelah diintrogasi pelaku mengakui, bahwa ia jatuh cinta dengan keponakan sendiri. Awalnya, korban saat itu sering curhat dengan pelaku, tentang kehidupan, karena melihat keponaannya cantik dan pelaku jatuh cinta kepada korban,” kata Arman.

Dikatakan, pelaku menyetubuhi korban di rumah orang tua korban sendiri, di dalam kamar korban. Pelaku juga mengakui sudah delapan kali menyetubuhi korban.

Takut hubungan terlarang mereka itu diketahui oleh orang tua korban. Pelaku mengambil rumah kontrakan di Margoyoso untuk sang kekasihnya itu. Lama kelamaan, orang tua korban langsung menanyakan keberadaan korban kepada pelaku.

“Ketika ditanya oleh orang tua korban keberadaan anaknya itu, pelaku dengan santai menjawab tidak mengatahui keberadaan korban. Pada tanggal 21 Oktober 2019, pelaku pergi ke kontrakan korban saat itu, orang tua korban juga mengikuti kemana arah pelaku. Saat itulah, orang tua korban mengatahui bahwa anaknya sengaja di simpan oleh pelaku supaya hubungan mereka tidak diketahui. Untuk pelaku sendiri terancam hukuman 15 tahun penjara dan denda 5 Milyar,” paparnya. (Mey)