Sekda Kota Jambi buka Loka Karya Program Kota Kumuh Kota Kotaku 2019

Jambi potret.co.id – Bertempat di salah satu hotel di Kota Jambi, Sekda Kota Jambi, Budidaya secara langsung membuka loka karya program kota kumuh kotaku yang di adakan oleh Dinas PUPR kota Jambi, Rabu (16/10)

Budidaya mengatakan bahwa tujuan program NSUP kotaku adalah meningkatkan akses infrastruktur dan pelayanan dasar di pemukiman kumuh perkotaan dan untuk mendukung terwujudnya pemukiman perkotaan layak huni, produktif dan berkelanjutan.

“Berbicara pemukiman perkotaan yang layak huni, itu tidak terlepas dari target nasional. Program NSUP kotaku merupakan salah satu upaya untuk mencapai target nasional yang di rancang untuk mempertahankan prinsif-prinsif untuk memperkuat peran pemerintah dan memberdayakan masyarakat sebagai bagian gerakan 100-0-100, terutama untuk pengurangan kawasan kumuh di daerah perkotaan di kurun waktu 2019-2020,” paparnya.

Ruang lingkup kotaku terdiri dari kegiatan pengurangan kawasan kumuh dan pencegahan kawasan kumuh yang di dukung oleh kegiatan yang berkelanjutan di kedua bidang tersebut. Jumlah kawasan pemukiman kumuh yang harus di tuntaskan oleh program NSUP kotaku pada tahun 2019 sebesar 506,6 hektar.

“Capaian pengurangan kumuh secara komulatif pada tahun 2018 seluas 2083,14 hektar.
Rencana pengurangan kumuh 2019 kota jambi seluas 309,79 hektar dan tersisa luasan 2020 adalah 196,81 hektar. Sebagai upaya untuk mendukung upaya pengurangan daerah kumuh sampai dengan 0 hektar, program kotaku menyelengarakan kegiatan infrastruktur secara kawasan dan secara lingkungan dan program ini di biayai oleh pinjaman luar negeri,” ujarnya.

Sk walikota 2016 tentang daerah yang menerima bantuan adalah 34 kelurahan yang menerima bantuan sebesar 40 milyar 500 juta rupiah. Investasi di tujukan untuk perbaikan dan peningkatan infrastruktur yang bersifat jaringan pelayanan yang terkoneksi dengan kawasan kumuh.

“Kegiatan loka karya tingkat kota yang di selenggarakan hari ini di harapkan dapat menghasilkan rumusan-rumusan yang strategis dan langka yang nyata percepatan pelaksanaan program, sehingga target penanganan kumuh dan cita-cita kita menciptakan kota layak huni dan berkelanjutan dapat terwujud,” harapnya.

Sementara itu Raden rusdianto sebagai kordinator program kotaku mengatakan bahwa di tahun 2019-2020 ini alokasi program untuk kotaku sebanyak 40 milyar 500 juta untuk 34 kelurahan.(Ri)