Oknum DPRD Tebo yang Memalsukan Gelar, Hari ini Diperiksa Kasi Pidum Kejari Tebo

Tebo, Potret.co.id – Kasus pengunaan gelar palsu dengan tersangka anggota DPRD Tebo dari partai Gerindra bernama Jamawarzi. Hari ini di periksa diruangan kasi Pidum kejaksaan Negeri Tebo, Selasa (15/10/19).

Yoyok Adi Syahputra kasi Pidum mengatakan bahwa panggilan ini untuk melengkapi berkas perkara.

“Tersangka mendapatkan gelar akademik berupa Sarjana Hukum (SH) berikut ijazahnya dari Universitas Ibnu Chalbun di Jakarta. Namun kata dia, cara mendapatkannya tanpa melaksanakan kegiatan perkuliahan. Jadi tersangka mendapatkannya dengan cara membayar sekitar Rp30 juta,” paparnya.

Setelah mendapat ijazah tersebut, tersangka mencantumkan gelarnya tersebut di SIM.KTP.KK dan juga digunakan untuk pelaksanaan Pemilu tahun 2019 kemarin.

“Jadi gelar yang seharusnya tidak digunakan oleh tersangka namun digunakan untuk identitas tersangka,” tambahnya.

Sejumlah barang bukti dari tersangka berupa KK Ijazah, Skripsi serta berkas terkait pendaftaran Pemilu.

“Saat pendaftaran Pemilu kemarin tersangka mengunakan Ijazah SMA atau tidak mengunakan ijazah S1, namun gelarnya tetap dicantumkan,” ujarnya.

Dari keterangan KPU Riedo saat confrence pers  berapa Minggu lalu menjelaskan, jika mereka mengunakan gelar sesuai dengan yang tercantum di KTP.

“Karena di KTP gelar tersangka adalah SH jadi persyaratan yang di gunakan adalah gelar gelar SH,” terangnya.

Reporter: Ilyas Gunawan