Diduga Ijazah Paket A milik Kades Suban diragukan Keabsahannya

Tanjabbar, Potret.co.id – Kepala Desa (Kades) Suban Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat, diduga menggunakan ijazah paket A miliknya ada kejanggalan.

Senin (07/10/2019) kami dari tim media dan Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L.KPK) langsung menuju ke kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, ingin mencari kebenaran apa betul ijazah paket A atas nama Abdul Muis tersebut bermasalah atau tidak.

Tapi saat kami sampai di Dinas Pendidikan Tanjung Jabung Barat, kepala Dinas sedang tidak ada di tempat. Kami dari tim media dan lembaga KPK langsung menemui Kabid Dikmas, Sarjono.

Saat ditemui, dan minta keterangan, Sarjono mengatakan, bahwa ia tidak bisa memberikan keterangan pada saat itu juga, karena ia baru delapan bulan menjabat sebagai Kabid. Jadi ia meminta tempo menjelang hari selesai.

“Saya minta tempo menjelang besok pagi untuk menjawab keterangan mengenai ijazah tersebut,” jawabnya.

Keesokan harinya, Selasa (08/10/2019) kami kembali menjumpai Sarjono, di ruang kerjanya. Namun kedatangan kami disambut empat orang LMS dan Kabid Dikmas diruang kerjanya.

Lucunya, Sarjono secara langsung minta bantuan kepada empat orang tersebut untuk menjelaskan ijazah paket A atas nama Abdul Muis kepada kami.

Dalam hal ini dirwastar L-KPK (Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi) Provinsi Jambi F. Harefa sangat menyayangkan sekali atas ketidak akuratan register dari ijazah paket A yang tidak terdapat dalam kearsipan di Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sehingga harus mendatangkan anggota dari LSM yang secara kedinasannya bukan kapasitas mereka untuk menjawab ataupun memberikan klarifikasi atas investigasi yang dilakukan.

“Kami berpikir, urusan kedinasan tidak lagi memiliki struktur yang jelas, dengan tidak adanya kepastian hukum secara administrasi pemerintahan atas ijazah paket A tersebut maka kami akan tetap melanjutkan penelusuran lebih dalam untuk keabsahan ijazah paket A tersebut,” tegasnya.(abu)