Sebar Foto Hoax di Mendos, Seorang Pemuda Tebo Diamankan Petugas Kepolisian

Tebo, Potret.co.id – Gara-gara unggah sebuah foto ke media sosial (Medsos) Facebook. Riki Aswandi (23) Seorang pemuda Rt.13 Dusun Jelmu, Desa Sungai Keruh, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, ditangkap polisi pada Kamis (26/09/2019) sore.

Dia ditangkap karena foto yang diunggah di kolom komentar facebook Kabar Resmi Polres Tebo tersebut diduga adalah Hoax (bohong). Akibatnya, tersangka dianggap melanggar UU IT atau menyebarkan berita Hoax.

Foto yang diunggah oleh tersangka adalah sebuah foto hasil screenshot yang memperlihatkan seorang mahasiswa di injak oleh oknum polisi dengan tulisan “Ini kenyataan kakimu menendang mahasiswa sedangkan apa Yang ada dimulutmu sebatang rokok Yang uangnya Dari Rakyat……MEMALUKAN“.

Menurut keterangan, tersangka mengaku mendapatkan foto tersebut dari laman Facebook. Lalu di screenshot kemudian mengunggah foto itu ke kolom facebook Kabar Resmi Polres Tebo dengan akun pribadinya.

Dakdo niat apo-apo bang, saya cuma ngirim aja foto saja. Sayo ngirimnya tadi malam sekitar pukul 08:02 Wib,” kata tersangka saat dimintai keterangan menggunakan bahasa daerah tersebut.

Saat ditanya terkait kebenaran foto tersebut, tersangka mengaku tidak tau apakah foto yang dia screenshot itu benar atau tidak. Bahkan rasa dendam dengan pihak kepolisian juga tidak ada.

Sama sekali dak tau bang, Sayo lihat di facebook banyak foto itu beredar, jadi sayo ikut ngirim. Kalau masalah dendam dengan polisi saya juga dak pernah berurusan dengan polisi,” jelasnya.

Sementara, Kapolres Tebo AKBP Zainal Arrahman, melalui Kapolsek Tebo Tengah Moh. Hasyim Asy’ari, saat di konfirmasi membenarkan ada seorang warga mengunggah sebuah foto di kolom facebook Kabar Kesmi Polres Tebo.

“Dengan adanya foto tersebut sepertinya ada rasa kebencian warga terhadap polisi. Kemudian kita menyelidiki pemilik akun facebook tersebut dan berhasil mengetahui keberadaan tersangka,” kata Kapolsek.

Sebelum dilakukan penangkapan, anggotanya telah bernegosiasi dengan pihak keluarga supaya menyerahkan tersangka.

“Kita sempat berdialog dengan pihak keluarga, dan akhirnya tersangka menyerahkan diri ke Polsek Tebo Tengah,” jelasnya.

Terkait foto yang diunggah, tersangka dianggap melanggar Pasal 28 ayat, 2 dan pasal 45 ayat 2 dengan hukuman 6 dan denda 1 Milyar atas dasar UU No.19 tahun 2016 atas perubahan UU No 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

“Tersangka sudah kita periksa dan dari hasil keterangannya, tersangka mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada polisi,” ujar Kapolsek.

Selama menjalani pemeriksaan, tersangka selalu kooperatif, dan ketidaktahuannya dalam menggunakan sosial media. Akhirnya Kapolres Tebo AKBP Zainal Arrahman memberikan kebijakan kepada tersangka.

Tersangka hanya dilakukan pembinaan dan membuat surat keterangan supaya tidak melakukan hal yang serupa.

“Setelah membuat surat keterangan tersangka akhirnya kita kembalikan ke pihak keluarganya,” pungkas Kapolsek.

Atas kejadian itu Kapolsek menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tebo supaya berhati-hati dalam menggunakan sosial media apapun bentuknya.

Reporter: Ilyas Gunawan