Dinas Nakertrans Bungo Resmi Tutup Pelatihan Berbasis Kompetisi

Bungo, Potret.co.id – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bungo resmi menutup Pelatihan Berbasis Kompetisi yang berlangsung di Aula UPT Balai Latihan Kerja (BLK) SKB, Kecamatan Bhatin III, Kabupaten Bungo, Selasa (24/9).

Penutupan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bungo H Mashuri, Kepala Dinas Nakertrans Bungo Ir.Hj Ana Lukita MM, Kadis Prindag Bungo Deddy Irawan MM, Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah Bungo Zulpadli S.E Serta tamu undangan lainnya.

Kadis Nakertrans Bungo, Ana Lukita dalam sambutannya mengatakan, bahwa Pelatihan Berbasis Kompetensi ini di ikuti oleh 80 anggota mandiri dari 5 jurusan, sementara yang di tutup dari BLK sebanyak 112 anggota terdiri dari 5 jurusan.

”Balai Latihan Kerja Mandiri membuka sebanyak 80 orang, dengan jurusan finishing kayu teknik oles, pemasangan instalasi listrik, Teknisi telepone seluler, perawatan ac split dan Komputer operator asisten.

Sedangkan yang ditutup sebanyak 112 Orang dengan berbagai macam jurusan diantaranya Asisten pembuatan pakaian, servise sepeda motor injeksi, pengelasan Smau, pembuatan roti dan kue, komputer operator asisten,” Ungkap Ana Lukita

Ia mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan potensi serta meningkatkan produkfitas kerja agar mereka memiliki sertifikat serta keterampilan yang lebih baik dan membuka usaha sendiri jauh lebih percaya diri.

“Dengan dilatihnya mereka bisa bersaing di dunia kerja, apalagi banyak yang mengikuti BLK mereka sudah mempunyai usaha sendiri, namun belum percaya diri karna belum memiliki sertifikat,” Imbuhya.

Ditempat yang sama, Bupati Bungo H.Mashuri, mengatakan bahwa pelatihan yang di gelar BLK ini sangat bermamfaat, salah satunya untuk mengurangi angka pengangguran yang ada di Kabupaten Bungo.

“Selain untuk meningkatkan potensi generasi muda serta masyarakat kita, kehadiran BLK ini juga memudahkan masyarakat untuk masuk ke dunia kerja, karna saat ini persaingan ketat dan harus memiliki potensi di bidang masing masing,” ungkapnya.

Mashuri berharap, setelah dilatih selain bisa bekerja, mereka juga bisa mandiri dengan membuka usaha sendiri dan lapanganan kerja.

“Kita berharap setelah mereka dilatih ada kemauan serta kemampuan untuk memiliki wawasana baru dan membuka usaha sendiri,” Harapnya.

Untuk diketahui, sebelumnya, Jumlah anggota Balai latihan Kerja tahun 2019 sebanyak 540 orang dari BLK dan kegiatan mandiri sebanyak 80 Orang, saat ini yang sudah dilatih hampir 80% dan masih tersisa empat angkatan.(Via)