Tembakkan Gas Air Mata, Wakapolda Jambi Minta Maaf kepada Mahasiswa

Jambi, Potret.co.id – Oknum anggota polri tembakkan gas air mata yang mengarah langsung ke kerumunan mahasiswa. Wakapolda Jambi Brigjen Pol Charles Bonardo Sadatua Nasution meminta maaf atas kejadian penembakan gas air mata, di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (24/09/2019).

Wakapolda Jambi mengakui penembakan tersebut tidak sesuai SOP dan meminta maaf kepada seluruh mahasiswa Jambi yang melakukan aksi unjuk rasa.

“Dalam SOPnya memang tidak boleh, itu suatu kesalahan. Saya atas nama pimpinan Polri meminta maaf sedalam-dalamnya atas segala tindakan dan perbuatan anggota polri yang tidak sepatutnya mencederai hati mahasiswa,” ujarnya saat bernegosiasi bersama mahasiswa di lapangan perkantoran Gubernur Jambi.

Ia menegaskan akan menegakkan aturan dan mengklarifikasi mengenai adanya penembakan gas air mata tersebut.

“Kejadian ini karena ada sebab dan akibat. Berikan kepercayaan kepada kami,” jelasnya.

Sementara itu, Presiden BEM Universitas Batanghari (Unbari), Arby sangat menyayangkan oknum anggota Polri yang menembakkan langsung gas air mata ke arah pengunjuk rasa. Seharusnya, sesuai SOP penembakan gas air mata harus melalui arah atas tidak langsung ke pengunjuk rasa.

“SOP Kepolisian penembakan gas air mata harus melalui atas tidak langsung menuju ke pendemo, sebab tadi yang terkena langsung adalah mahasiswa putri,” tandasnya.

Pantauan dilapangan, kondisi saat ini berlangsung kondusif. Sejumlah pengunjuk rasa menunggu kedatangan Gubernur Jambi untuk mendengarkan tuntutan mereka. (cbf)