DPRD Tebo Gelar Rapat Ranperda APBD dan PDAM

Tebo, Potret.co.id – Pembahasan Ranperda APBD 2020 dan PDAM kini telah rampung. Hasil rapat Paripurna yang digelar di Aula DPRD Tebo Selasa (06/08/2019) menyatakan 7 fraksi di DPRD Tebo sepakat menyetujui hasil Ranperda APBD 2020 dan PDAM menjadi Perda. Ini setelah sebelumnya Wakil DPRD Tebo Wartono Trian Kusumo dihadapan para undangan menyatakan kesepakatan Ranperda APBD 2020 dan PDAM jadi Perda.

Ketua DPRD Tebo Agus Rubiyanto menunjuk langsung perwakilan legeslatif yakni Wartono Truan Kusumo dari fraksi PDI Perjuangan menyampaikan pendapat akhir seluruh fraksi.

“Kepada Wakil ketua DPRD Tebo saudara Wartono Trian Kusumo dipersilahkan untuk membacakan seluruh pendapat akhir fraksi tentang Ranperda APBD Tebo 2020 dan Ranperda PDAM Tirta muaro Tebo,” kata Agus Rubiyanto dihadapan para undangan.

Kendati seluruh fraksi sepakat menyetujui Ranperda APBD Tebo 2020 dan PDAM menjadi Perda, namun ada beragam catatan yang disampaiakan DPRD untuk pihak eksekutif.

Diantaranya dari fraksi Golkar menyatakan setuju dengan catatan yakni Bupati Tebo supaya melaksnakan tender tepat waktu Bupati juga harus mengawasi proyek sesuai mekanisme yang ada. Untuk PDAM pelayanan PDAM supaya ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan mayrakat.

“PDAM juga harus memperioritaskan pegawai tidak tetap enjadi tetap ke tetap,” sebut Wartono.

Sedangkan dari fraksi PDI perjuangan juga turut menyetui Ranperda APBD 2020 dan PDAM jadi Perda. Sentara itu PDI P meminta kepada bupati Tebo untuk meningkatkan dana aloksi perekbunan peternakan dan perikanan.

Untuk Dinas Perhubungan kiranya Bupati perintahkan pejabat OPD tingkatkan pelayanan KIR.

Ini berkontribusi dengan peningkatan PAD. Minta juga kepada pihak PDAM mulai 2021 Sudah mandiri.

“Tingkatkan kualitas dan kuantitas,” tegas Wartono.

Sama halnya dengan Fraksi Demokrat Gerindra PAN, Nasional Demokrat dan Kebabgsaan serta Nurani Eejahtera meminta kepada Pemerintah Tebo yakni Bupati memperhatikan pekerjaan proyek fisikfisik suoaya tepat waktu. Pasalnya juga Pemkab tengah dihadapkan dengan persoalan rusaknya server di ULP.

“Sedangkan untuk PDAM diminta untuk meningkatkan pelayanan dan efisien anggaran. Selain itu diharapkan kedepan BUMD ini bisa benar benar mandiri dan bisa membiayai usahanya sendiri tanpa bantuan dari Pemkab lagi,” pinta Wartono.

Usai penyampaian pendapat akhir fraksi, penyerahan laporan nota pengantar Ranperda APBD Tebo 2020 dan PDAM menjadi Perda dari pihak legeslatif ke Bupati Tebo.

Terpisah Bupati Tebo, H.Sukandar usai paripurna menyampaikan apresiasi yang tinggi buat kinerja Anggota Legeslatif di Tebo. asalnya selama kurang waktu 2014 hingga 2019 memasuki akhir jabatannya masih menjunjung tinggi integritas dan sinergisitas baik komunikasi maupun koordinasi ntar swktor

“Terimakasih saya sampaiakn epada seluruh angngota dewan Tebo yang sudah menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah Tebo dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan merata,” katanya.

Reporter: Ilyas Gunawan