Fasha: Saya Dengar 46% kepala puskesmas di kota Jambi dipimpin lulusan sarjana kesehatan

Jambi, Potret.co.id – Walikota Jambi Syarief Fasha mengatakan, keberadaan tenaga kesehatan masyarakat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kesehatan. Bertempat di ruang pola kantor walikota jambi. Selasa (23/07/2019)

Hal ini disampaikannya saat membuka seminar sekaligus sosialisasi program pasca sarjan fakultas kesehatan masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU).

Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat USU, Pofesor DR Ida Yustina hadir bersama alumni FKM USU yang ada di Jambi.

“Kedatangan kami untuk kembali memperkenalkan fakultas kesehatan masyarakat USU. Kita sekarang ini S1 nya sudah Alhamdulillah akreditasinya A. Kemudian S2 nya juga sudah A dan S3 nya hampir akreditasi A,” jelas Prof Ida Yustina.

Dirinya juga mengapresiasi Wali Kota Jambi yang sangat mengakomodir lulusan sarjana berlatar belakang kesehatan masyarakat.

“Saya dengar 46 persen kepala puskesmas di kota Jambi dipimpin lulusan sarjana kesehatan masyarakat. Itu adalah sangat luar biasa yang ditunjukkan oleh Wali Kota Jambi.”

“Saya harap ke depan Walikota untuk dapat menambah persentase lulusan sarjana kesehatan masyarakat memimpin puskesmas di Kota Jambi.”

“Semoga di bawah pimpinan Walikota pak Fasha, Jambi ini semakin lebih maju dan memperhatikan para lulusan sarjana kesehatan masyarakat demi kemajuan kesehatan masyarakat di kota Jambi,” pungkasnya.

Sementara, Fasha sependapat dengan Dekan FKM USU, terkait lulusan FKM memimpin puskesmas.

“Tadi memang benar, Saya sependapat yang disampaikan Ibu dekan, kalau misalnya Puskesmas dipimpin lulusan FKM, karena kalau kita lihat dari analogi nama puskesmas yaitu pusat kesehatan masyarakat.”

“Berarti tempat untuk membuat masyarakat sehat, cara membuat masyarakat sehat bukan berarti mengobati. Bagaimana membuat masyarakat jangan sakit. Berarti promosi kesehatan harus jalan,” jelas Fasha dalam sambutannya.

Usai acara kepada wartawan walikota Fasha mengatakan, peran sentral petugas promosi kesehatan ditengah masyarakat.

“Kota Jambi saat ini memang intens untuk bagaimana tenaga promosi kesehatan yang ada di Puskesmas maupun di dinas untuk bisa membuat program penyuluhan.”

“Dan juga promosi-promosi kesehatan, sehingga masyarakat bisa diminimalisir yang sakit,” pungkas Fasha.

Wali Kota Jambi selanjutnya memberikan cindera mata kepada Dekan FKM USU. Tampak hadir perwakilan alumni FKM USU di Jambi, M Amin. (cbf)